Selamat Datang Mas8  |   Bonus Baru  |  Daftar Sini  |  Login Dengan Handphone

Forgot Password?
 

Selamat datang di MAS888 INDONESIA , Kami menyediakan berbagai jenis permainan seperti Bola/Olahraga/Sportsbook, Live Casino, Sabung Ayam, Poker dan Slots. Minimal Deposit adalah 50.000 rupiah
Malaysia Yang Relevan Untuk Live Support Thailand Yang Relevan Untuk Live Support Indonesia Yang Relevan Untuk Live Support
 

Sabung Ayam Tournament

Winner Player Win Credit
1st --- ---
2nd --- ---
3rd --- ---
4rd --- ---
5rd --- ---
6rd --- ---
7rd --- ---
8rd --- ---
9rd --- ---
10rd --- ---
  • /data/1424/aimg/img-banner-002.jpg
  • /data/1424/aimg/img-banner-001.jpg

Bagaimana Cara Bermain Judi Sabung Ayam Online Yang Benar Dan Tepat Serta Berbagai Sejarahnya ?

Permainan yang satu ini juga merupakan perkelahian ayam aduan jago yang mempunyai taji serta kadang kala taji ayam aduan ditambahkan dan terbuat dari logam yang sangat runcing, Sabung ayam atau biasanya disebut dengan adu ayam jago adalah merupakan sebuah permainan yang dilakukan seluruh masyarakat di kepulauan Nusantara sejak jaman dahulu kala. Di dalam permainan taruhan judi sabung ayam di Tanah Air sendiri ternyata tidak cuma suatu permainan hiburan semata saja bagi seluruh masyarakat, namun hal ini adalah merupakan sebuah cerita kehidupan baik dalam sosial, budaya ataupun politik. Permainan dalam sabung ayam di pulau Jawa berasal dari foklore (cerita rakyat) Cinderalas yang mempunyai ayam sangat sakti serta diundang oleh seorang raja jenggala, Raden Putra untuk melaga ayam. Ayam petarung Cinderelas akan bertarung dengan ayam laga Raden Putra dengan sebuah syarat, apabila nantinya ayam laga Cinderalas kalah maka ia bersedia siap untuk dipancung kepalanya, namun apabila ayam petarung tersebut menang maka setengah harta kekayaan dari Raden Putra akan menjadi miliki sang Cinderelas. Dua ekor ayam aduan tersebut bertarung dengan sangat gagah berani. Namun dalam waktu yang singkat, ayam Cinderelas berhasil mengalahkan ayam sanga Raja. Para penonton sangat sorak sorai mengelu-elukan Cinderelas serta ayam aduannya. Pada akhirnya sang Raja mengakui bahwa kehebatan dari ayam Cinderelas serta mengetahui bahwa Cinderelas tidak lain adalah merupakan putranya sendiri yang lahir dari seorang permaisurinya yang terbuang karena iri dengki pada sang selir.

Kegiatan dalam permainan sabung ayam ini juga telah menjadi suatu peristiwa dalam politik pada jaman dahulu kala. Kisah kematian dari Prabu Anusapati dari Singosari yang terbunuh disaat menyaksikan sebuah permainan sabung ayam. Dalam kejadian yang membuat Prabu Anusapati mengalami kematian tersebut terjadi di dalam hari Budha Manis atau disebut dengan Rabu legi pada saat di kerajaan Singosari tengah berlangsung keramaian di Istana Kerajaan salah satunya yaitu pertunjukkan sabung ayam. Peraturan yang berlaku yaitu siapa saja yang akan masuk kedalam arena tarung sabung ayam, Ken Dedes adalah ibu dari Anusapati menasehati anaknya supaya tidak melepas keris pusaka yang digunakannya apabila ingin menyaksikan sabung ayam yang diselenggarakan dalam Istana, namun pada saat sabung ayam masih belum dilakukan Anusapati terpaksa melepaskan kerisnya dikarenakan desakan Pranajaya serta Tohjaya. Disaat itu dalam arena terjadi suatu kekacauan serta pada akhirnya peristiwa yang dicemaskan oleh Ken Dedes terjadi dimana dalam kekacauan tersebut telah merengut nyawa Anusapati yang sudah tergeletak mati dalam arena sabung ayam karena dibunuh oleh adik Tohjaya dengan tertusuk keris pusakanya sendiri. Lalu jenazah Anusapati dimakamkan di sebuah Candi Penataran dan kejadian tersebut tetap dikenang oleh banyak orang, Anusapati adalah merupakan kaka dari Tohjaya dengan ibu Ken Dedes serta bapak Tunggul Ametung sedangkan Tohjaya adalah merupakan anak dari Ken Dedes dengan Ken Umang tersebut memang diriwayatkan mempunyai kesukaan dalam menyabung ayam. Memang dalam cerita rakyat terutama yang Ciung Wanara mengisahkan bahwa dalam keberuntungan serta perubahan nasih pada seseorang ditentukan oleh menang atau kalahnya ayam aduan dalam arena sabung ayam, begitu juga Anusapati yang bukan kalah dalam mengadu ayam namun dalam permainan tersebut ia terbunuh.

Sedangkan di pulau Bali permainan sabung ayam disebut juga dengan Tajen. Tajen Bali yang merupakan asal-usul dari Tabuh Rah, adalah merupakan salah satu upacara (yadnya) dalam seluruh masyarakat Hindu di Bali. Tujuannya memang mulia, yaitu mengharmoniskan hubungan dari manusia dengan Bhuana Agung. Yadnya ini adalah runtutan dari upacara yang menggunakan sarana binatang kurban, seperti ayam, itik, kerbau, babi serta berbagai macam hewan peliharaan lainnya. Persembahan tersebut dilakukannya dengan cara menyembelih (leher kurban yang dipotong sesudah dimantrai). Sebelumnya juga dilakukan ngider serta perang sata beserta perlengkapan telur, kemiri, dan kelapa. Perang yang kesatu adalah merupakan sebuah pertarungan ayam petarung dalam suatu rangkaian kurban suci yang akan dilakukan oleh tiga partai (telung perahatan), yang juga melambangkan sebuah penciptaan, pemeliharaan, serta pemusnahan dunia. Perang sata adalah merupakan sebuah simbol perjuangan hidup. Tradisi ini telah lama ada, bahkan sejak jaman dahulu Majapahit. Pada jaman disaat itu mereka menggunakan sebuah istilah yaitu menetak gulu ayam. Pada akhirnya tabuh rah merembet ke pulau Bali yang berawal mula dari pelarian orang-orang Majapahit, sekitar pada tahun 1200.

Sama halnya dengan berbagai aktivitas lainnya yang dilakukan oleh masyarakat pulau Bali dalam menjalani suatu ritual, khususnya yang berkaitan dengan penguasa jagad, tabuh rah mempunyai sebuah pedoman yang bersandar pada dasar sastra. Tabuh rah yang akan diselenggarakan pada rangkaian upacara Butha Yad-nya juga sangat banyak disebut dalam berbagai macam lontar. Contohnya, pada lontar Siwa Tattwapurana yang diantara lainnya menyebutkan, pada tilem kesanga (disaat bulan sama sekali tidak terlihat dalam bulan kesembilan penanggalan Bali). Bathara Siwa mengadakan sebuah yoga, disaat itu kewajiban manusia di bumi memberikan persembahan, lalu diadakan sebauh pertarungan ayam serta dilaksanakan Nyepi seharian. Yang akan diberikan persembahan kurban adalah merupakan Sang Dasa Kala Bumi, dikarenakan apabila tidak, akan celakalah seluruh manusia yang ada di bumi ini. Sementara pada lontar Yadnya Prakerti menjelaskan, bahwa disaat hari raya tersebut akan diadakan sebuah pertarungan suci contohnya dalam bulan kesanga haruslah mengadakan sebuah pertarungan ayam tiga sehet beserta kelengkapan upacara. Bukti dalam sebuah tabu rah adalah merupakan suatu rangkaian dalam sebuah upacara yang disebut dengan Bhuta Yadnya di Bali semenjak jaman purbakala juga didasarkan dari Prasasti Batur Abang I pada tahun 933 Saka serta Prasati Batuan pada tahun 944 Saka. Di dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam adalah merupakan kebudayaan yang sudah melekat lama.

Dalam sebuah kita La Galigo diceritakan bahwa tokoh paling utama dalam epik mitik tersebut, Sawerigading, kegemarannya menyabung ayam. Pada jaman dahulu, orang tidak disebut seorang pemberani (to-barani) apabila tidak mempunyai kebiasaan meminum arak (angnginung ballo), massaung manu(mengadu ayam), judi (abbotoro) serta untuk menyatakan keberanian orang tersebut, biasanya akan dibandingkan atau diasosiasikan dengan ayam aduan jantan paling berani di kampungnnya (negerinya), seperti "Korona Mannongkoki, Buleng-bulengna Mangasa, Barumbunna Pa'la'lakkang, Campagana Ilagaruda (galesong), Buluarana Teko, Bakka Lolona Sawitto, serta yang lain sebagainya. Dan hal yang sangat penting yang masih belum banyak diungkapkan dalam buku sejarah adalah fakta bahwa awal mula konflik serta perang antara kedua negara adikuasa, penguasa semenanjung dari barat serta timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa sera Bone diawali dengan sebuah "Massaung Manu". (Manu Bakkana Bone lawan Jangang Ejana Gowa). Pada tahun yang ke 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (tahun 1548-1565) mengadakan sebuah kunjungan resmi ke Kerajaan Bone serta disambut sebagai tamu negara. Apabila disaat ada kedatangan tamu-tamu negara tersebut maka sangat dimeriahkan sekali dengan sebuah acara "massaung manu". Daro Raja Gow, Daeng Bone La Tenrirawe Bongkange, bertaruhan dalam sabung ayam tersebut. Taruhan dari Raja Gowa 1000 katie emas, sedangkan Raja Bone sendiri mempertaruhkan seluruh orang Panyula (satu kampung). Sabung ayam diantara kedua raja penguasa semenanjung barat serta timur ini bukan hanya sabung ayam yang biasa, melainkan sebuah pertandingan kesaktian serta kharisma. Alhasil, ayam sabung dari Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabung dari Bone (Manu Bakkana Bone).

Peristiwa dalam kematiannya ayam petarung dari Raja Gowa adalah merupakan sebuah fenomena kekalahan dalam kesaktian serta kharisma pada Raja Gowa dari Raja Bone, sehingga Raja Gowa Daeng Bonto merasa sangat terpukul serta malu. Tragedi tersebut dinilai sebagai peristiwa siri' dari Kerajaan Gowa. Dalam pihak lain, kemenangan Manu Bakkanan Bone yang menempatkan Kerajaan Bone dalam posisi psikologi yang sangat kuat terdapat berbagai kerjaan kecil yang terdapat disekitarnya. Dampak positifnya, adalah tidak lama setelah peristiwa sabung ayam tersebut dan serta merta dari berbagai kerajaan kecil disekitar Kerajaan Bone menyatakan diri bahwa bergabung dengannya atau tanpa ada tekanan militer, seperti Ajang, Teko, Awo, dan negeri Tellu Limpoe. Ternyata sabung ayam pada jaman dahulu kala di Nusantara tida hanya merupakan sebuah permainan rakyat semata namun sudah menjadi budaya politik yang mempengaruhi dalam perkembangan suatu dinasti kerajaan.

Peraturan Taruhan Judi Sabung Ayam Dalam Budaya

Telah menjadi sebuah momok kasus yang sulit dihindarkan. Sabung ayam di pulau Bali mempunyai dua arti yaitu sabung ayam yang berarti judi serta sabung ayam yang berarti pelaksanaan sebauh upacara khususnya dalam agama Hindu. Oleh sebeba itu sangat diperlukan adanya suatu penafsiran khusus dalam menerapkan peraturan mengenai perjudian dalam hubungannya bersama sabung ayam. Maraknya dalam perjudian sabung ayam yang dilakukan oleh kalangan masyarakat Indonesia khususnya pulai Bali. Yang mereka pikirkan untuk merubah paradigma kalangan masyarakat yang mengenal pada tubuh roh yang berkembang menjadi perjudian sabung ayam tajen online. Dalam undang-undang terdapat sebuah UU no.7 Tahun 1974, berserta UU KUHP pasal 303 yang mengenai perjudian di tanah air (Indonesia). Mengganti suatu efek pengendalian sosial dalam budaya tabu yang menjadi taruhan judi tajen online. Bagaimanakah dalam perkembangan budaya tabuh roh bisa menjadi sebuah ajang sabung ayam tajen Bali. Pemerintahan Indonesia mengeluarkan sebuah cara khusus UU no.7 Tahun 1974, kemudian bagaimana cara penanggapan dalam fenomena sabung ayam di Bali tersebut.

Arti Dalam Kejuaraan Sabung Ayam Dimata Masyarakat Bali

Para peneliti sabung ayam ingin menjelaskan bahwa sabung ayam tidak hanya sekedar kejuaraan antara kedua ayam dimana tersirat sebuah makna bahwa yang berlaga adalah menusianya atau pemilik ayam aduan tersebut. Dalam keseharian mereka, selalu menghabiskan waktunya untuk merawat ayam aduan kesayangannya yang akan diikutkan dalam berbagai pertarungan kejuaraan. Umumnya mereka berjongkok dan bermalas-malasan dalam bengsel pertemuan atau pada sepanjang jalan dengan pinggul pada kolong, bahu kedepan, seperti bersimpuh, setengah atau lebih serta memegang seekor ayam aduan, mengapit seekor ayam petarung diantara keduan pahanya, menunggang kuda dengan sangat lembut untuk menguatkan kakinya, membelai bagian bulu-bulunya.

Keseruan Dalam Bermain Judi Sabung Ayam

Usai bertarung, ayam aduan yang memenangkan kejuaraannya maka sang ayam aduan akan dibawa pulang kerumah sang pemenangnya serta dikonsumsi bersama. Untuk mereka yang sudah kalah dalam laga sabung ayam akan merasa sangat malu terhadap masyarakat dikarenakan harga dirinya terjatuh serta terinjak. Hal paling utama yang ditekankan dalam sabung ayam orang Bali tidak terletak pada uangnya atau taruhannya, melainkan isi dalam kejuaraan sabung ayam tersebut walaupun uang memiliki peran yang sangat penting. Isi atau makna yang terdapat didalam pertarungan sabung ayam tersebut adalah merupakan perpindahan status orang Bali ke dalam tata caranya sabung ayam. Dalam hal tersebut sabung ayam dinilai sebagai suatu indikator dalam kepribadian seorang pria yang dijunjung tinggi kedudukannya di seluruh masyarakat. Ayam aduan jantan yang digunakan dalam sabung ayam dicirikan merupakan alternatif kepriabadian sang pemilik ayam aduan serta sabung ayam secara sengaja dibentuk menjadi suatu simulasi matriks sosial, sistem yang berlaku dalam kalompok grup yang bersilang, bertumpang tindih bermain laga ayam tersebut. Pertarungan tersebut, menurut Geertz, hanya terdapat diantara orang yang sejajar serta dekat secara pribadi saja. Namun kadang kala juga digelar diantara berbagai individu dengan status yang tinggi. Apabila ditelitih lebih mendalam maka akan semakin dekat pertarungan sabung ayam tersebut dengan manusia yang semakin akan memberikan yang paling baik darinya serta akhirnya akan mengarah kepada pencirian sang ayam aduan dalam laga ayam tersebut.

Undang-Undang Yang Mengontrol Tentang Sabung Ayam

Penerapan perkara 303 KUHP mengenai perjudian di pulau Bali masih sangat sulit sekali, khususnya tentang sabung ayam yang diartikan merupakan sebuah perayaan aqidah agama serta sabung ayam juga diartikan sebagai perjudian. Terdapat juga sabung ayam yang dikatakan merupakan perjudian tersebut jika memenuhi unsur-unsur pidananya, yaitu :

  1. Sabung ayam tercatat merupakan salah satu permainan.
  2. Dalam permainan sabung ayam tersebut ada sebuah peluang untuk menang atau mengadu nasib yang bersifat untung-untungan.
  3. Tidak adanya izin dari pihak berwenang.
  4. Terdapat taruahn unsur-unsur tersebut diharapkan dapat menunjukkan ketidaksamaan antara sabung ayam sebagai ajang taruhan dengan sabung ayam sebagai upacara agama di Bali, serta tidak menyalahartikan atau menggunakan sabung ayam pada upacara agama Hindu di Bali sebagai sebuah ajang taruhan maupun sebaliknya mengartikan sabung ayam pada upacara agama di Bali yang mempunyai makna luhur sebagai sebuah yadnya dalam suatu arena kejuaraan.

Pengertian Dalam Judi Sabung Ayam

Sabung ayam atau mengadu ayam, diadakan sebagai kegiatan keramaian yang sering kali mengandung unsur perjudian terang-terangan serta hampir selalu diikuti taruhan judi dengan uang yang tidak sedikit. Budaya sabung ayam tersebut pernah merata dihampir seluruh Indonesia. Tetapi saat ini kebiasaan tersebut telah hilang. Selain dikarenakan unsur perjudiannya, juga dikarenakan tidak sesuai dalam perikemanusiaan. Arena tarung ayam umumnya diselenggarakan ditempat yang terbuka, didalam kalangan, yaitu sebuah lingkaran arena yang memiliki garis tengah sekitar empat meter. Arena tersebut dikelilingi oleh tumpukan karung pasir atau biasanya dengan pagar bambu. Puluhan para penonton akan berkerumun mengelilinginya. Dalam tempat yang berseberangan, terdapat dua orang botoh, yang merupakan pemilik ayam aduan atau yang menjagoi ayam laga, yang artinya menjadi tulang punggung dari salah satu diantara kedua ayam petarung yang akan diadu. Sementara itu seorang bandar semenjak beberapa waktu sebelum pertarungan dimulai tengah sibuk mengurus uang taruhan tersebut.

Kedua ayam aduan yang dipertaruhkan di lapangan akan langsung saling bertarung. Ayam laga akan menghajar lawan sambil menendangkan kakinya menggunakan taji yang sangat tajam. Apabila taji tersebut tepat mengenai bagian vitalnya, terutama dibagian kepala serta leher, maka akibatya akan sangat fatal. Banyak sekali ayam petarung yang mati dilapangan serta lebih banyak lagi yang hingga cacat sehingga pada akhirnya disembelih menjadi ayam potong. Kadang kala dalam pertandingan begitu imbang serta berlangsung lama, hingga sampai kedua ayam kehabisan tenaganya. Sering sekali, dalam pertandingan tersebut keduanya tidak mampu untuk berdiri tegak lagi dikarenakan sudah kelelahan, serta tidak ada lagi yang saling menghajar. Dalam kondisi seperti itu, tidak ada satu pun pemenangnya, maka pertarungan tersebut akan dianggap imbang. Uang taruhannya juga akan dikembalikan kepada para pemain.

Dalam suasana sabung ayam sangat ramai serta meriah sekali selain dikarenakan serunya perlagaan dalam arena tarung, juga dikarenakan teriakan serta sorakan dari para penonton yang disekelilingnya. Emosi para penonton seakan-akan semakin tidak terbendung dengan mengalirnya darah dari tubuh ayam petarung. Kadang kala keramaian tersebut berubah menjadi sebuah perkelahian diantara sesama penontonnya. Dalam pulau Bali serta beberapa daerah di Indonesia lainnya, ayam aduan yang ditarungkan dilengkapi dengan semacam pisau kecil yang dikaitkan dibagian tajinya. Dengan adanya senjata tambahan tersebut lebih banyak lagi ayam aduan di Bali yang mati apabila dibandingkan dengan daerah yang lainnya. Pertarungan hidup atau mati ayam petarung di arena tarung sering kali menjadi sumber inspirasi bagi para pelukis. Affandy, sorang pelukis ekspresionis berasal Indonesia yang terkenal, beberapa kali telah mengkanvaskan ayam petarung Bali dalam berbagai lukisannya.

Pengertian Pemeliharaan Ayam Sabung

Ayam petarung selalu dipelihara dengan sangat baik serta cermat. Bibit pada ayam petarung bisa mencapai hingga 50 kali lipat dari ayam potong. Ayam petarung diberikan makanan khusus. Minumannya juga selain dari air biasanya, madu, air tajin serta jamu-jamuan, yang diberikan dalam jam yang tertentu. Saat ini bahkan "obat kuat" serta vitamin khusus untuk ayam petarung juga ada dijual orang dalam bentuk pil.

Pengertian Kurungan Serta Perkawinan Ayam Petarung

Pada kurungan ayam aduan dibuat khusus serta indah. Di malam hari, kurungan tersebut diberikan kain kelambu, supaya ayam aduan tidak digigit oleh nyamuk. Selain dari memandikannya setiap pagi, apabila ayam aduan tersebut membuang kotoran maka pemilik harus membersihkannya dengan penuh kasih sayang. Sesudah menadi ayam aduan bisa diberi pelatihan olahraga, sambil menjemurnya pada sinar matahari pagi. Selain dari itu, ayam petarung juga tidak diperbolehkan untuk sembarangan mengawin dengan sembarangan ayam betina. Perkawinannya hanya bisa dengan betina yang terpilih serta yang sehat saja. Hal tersebut paling sering juga seminggu sekali saja. Apabila ayam betinanya bertelur, telur tersebut juga harus dijaga dengan baik oleh pemiliknya.

Cara Untuk Bermain Taruhan Sabung Ayam Live Serta Video Sabung Ayam

Tahukah anda di negara Filipina, pertandingan sabung ayam atau disebut dengan laga ayam aduan telah menjadi sebuah aktivitas sehari-hari oleh seluruh masyarakat negara tersebut. Seperti halnya pada sebuah pertandingan UFC yang sangat menegangkan dalam TV, setiap orang dapat menonton secara langsung atau live dalam pertarungan sabung ayam online dirumah mereka serta mulai bertaruhan pada ayam aduan yang mereka unggulkan untuk berlaga tanding langsung dengan tanpa perlu menghadiri dalam arena tarung ayam aduan untuk menyaksikan pertarungan sabung ayam yang sangat seru. Disaat pertarungan mengadu ayam akan diselenggarakan, maka terdapat juga hadiah sangat menarik yang berupa uang tunai bakal diberikan kepada setiap pemilik ayam petarung yang berhasil memenangkan pertandingan, hadiah tersebut adalah merupakan hasil dari tiket para penonton sejati yang menyaksikan acara pertarungan tersebut. Hadiah uang tunai yang akan diberikan berkisar sebesar satu juta peso , tidak mengherankan dikarenakan biaya tiket untuk mereka masuk yang ingin menyaksikan pertandingan adu ayam ini umumnya berkisar sebesar 10 ribu peso.


Penjelasan Meron, Wala Serta Tie Dalam Judi Sabung Ayam Online

Perjudian sabung ayam dalama bahasa Inggris sering kali disebut dengan cockfight yang adalah merupakan permainan mengadu antara dua ekor ayam aduan dalam sebuah arena pertarungan laga ayam tersebut ditempat yang dijadikan area perjudian sabung ayam. Permainan tersebut umumnya akan diikuti oleh taruhan judi yang berlangsung tidak jauh dari arena sabung ayam. Pada umumnya ayam yang ditarungkan hingga pada salah satunya kabur atau kalah, bahkan akan sampai mati. Permainan sabung ayam ini biasanya diikuti oleh taruhan judi yang berlangsung tidak jauh dari lokasi arena sabung ayam. Sabung ayam www.Mas888co.com sendiri adalah merupakan produkt taruhan judi saung ayam online, disini telah disediakan tiga jenis pilihan taruhan yaitu ayam aduan yang diwarnai dengan Merah (Meron), Ayam aduan yang diwarnai Biru (Wala) serta pilihan Tie (imbang/seri).

Dalam cara bermain taruhan sabung ayam online juga sangat mirip dengan permainan judi casino baccarat online, seperti anda bermain dalam menentukan Banker (untuk ayam aduan warna merah), serta Player (ayam aduan warna biru), serta Tie (untuk warna seri/imbang). Dapat anda melihatnya pada gambar yang telah kami sediakan dibawah ini :

Panduan Cara Bermain Taruhan Judi Online Sabung Ayam

* Pilih Ayam Aduan Banker (Meron/Merah), Pilih Ayam Aduan Player (Wala/Biru), atau BDD dan FTD.

* BDD (kedua ayam aduan imbang dan dinyatakan mati) yang berarti kedua ayam aduan dinyatakan mati bersamaan sebelum waktu pertarungan penuh 10 menit. Jika hasil pertarungan dinyatakan BDD, maka seluruh taruhan Wala serta Meron akan dikembalikan.

* FTD yang artinya kedua ayam aduan dinyatakan tidak ada pemenangnya alias imbang/seri dalam waktu pertarungan 10 menit penuh. Ketika hasil pertandingan dinyatakan FTD maka dalam taruhan tersebut pada Wala, Meron serta BDD akan dinyatakan kalah semua.

* Pada setiap pilihan terdapat odds atau kei.

* Dalam gambar pilihan Banker/Merah @+0.81 , artinya nilai odds jika anda bertaruhan 100 ribu maka hadiahnya sebesar 81.000.

* Dalam gambar pilihan Player/Biru @-0.97 , artinya nilai odds jika anda bertaruhan 100 ribu, apabila menang sebesar 100 ribu, jika kalah sebesar 97.000.

* BDD 1 : 8, artinya anda bertaruhan 100 ribu maka pembayaran kemenangan anda sebesar 800 ribu (sudah termasuk modal 100 ribu). Dinyatakan BDD jika kedua ayam aduan mati bersamaan sebelum 10 menit penuh.

* FTD 1 : 88, artinya anda bertaruhan 100 ribu maka pembayaran kemenangan anda sebesar 8.800.000 (sudah termasuk modal 100 ribu). Dinyatakan FTD atau TIE jika kedua ayam aduan mati bersamaan sebelum 10 menit penuh.

Hanya di Filipina anda bisa menemukan kota seukuran Metro Manila yang dimana keributan lalu lintasnya bergabung dengan berbagai suara kandang peternakan. Di kota metropolitan tersebut anda bisa mendengar kokok dari ayam aduan jantan yang bertengger, sedikitnya di awal pagi hari sebagaimana halnya serupa ditempat lain yang dimana saja dalam kepulauan ini. Alasannya adalah bahwa hanya sangat sedikit tempat dalam dunia ini dimana sabung ayam menjadi sangat populer di Filipina. Seorang Aficionado (kipas) yang sangat terkenal dalam menyabung ayam, yakni Peping Cojuangco, yang merupakan saudara dari President Cory Aquino bahkan mengutip sebuah pernyataan yang mengatakan, bahwa "apabila anda ingin melihat revolusi sesungguhnya di Filipina, jauhkanlah sabung ayam".